Blogger news

Kamis, 13 Oktober 2011

Pengantar Teori Akuntansi


Akuntansi Sebagai Teknologi
Menurut Sudibyo akuntansi adalah seperangkat pengetahuan yang harus dikembangkan sesuai dengan sifat teknologi agar lebih bermanfaat dan mempunyai pengaruh dalam kehidupan sosial. Pada kenyataannya akuntansi tidak mempunyai sifat-sifat sebagai sains sehingga akuntansi didefinisikan sebagai rekayasa informasi dan pengendalian keuangan.
Ciri akuntansi menurut Littleton adalah akuntansi sebagai teknologi setelah awal yang lama akhirnya menjadi instrument yang lebih maju untuk pengedalian manajerial pada efisiensi dan laba. Gaffikin dan Dillard juga mendukung pendapat bahwa akuntansi adalah tekonologi yang berbeda dengan sains.
Jika akuntansi masuk ke dalam sains, maka dapat dikatakan bahwa akuntansi adalah sains terapan. Perera menyatakan bahwa sanis bersifat universal dan bebastetapi akuntansi tetap dapat menggunakan teknik ilmiah dalam perkembangannya.
Perekayasaaan Pelaporan Keuangan
Perekayasaaan adalah proses terencana dan sistematisyang melibatkan pemikiran, penalaran dan pertimbangan untuk memilih dan menentukan teori, pengetahuan yang tersedia, konsep, metode, teknik dan pendekatan untuk menghasilkan produk yang konkret. Perekayasaan akuntansi dalam arti luas yaitu sebagai sistem pelaporan keuangan umum yang melibatkan kebijakan umum akuntansi dalam suatu wilayah. Pelaporan keuangan adalah struktur dan proses tentang bagaimana informasi keuangan semua unit usaha dan pemerintahan disediakan dan dilaporkan untuk tujuan pengambilan keputusan ekonomi. Perekayasaan pelaporan keuangan memanfaatkan berbagai disiplin ilmu dengan tujuan mampu mengevaluasi kebermanfaatan dan keefektifan produk yang dihasilkan. Berikut struktur rekayasa akuntansi.
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Nilai dan Tata Sosial
Ekonomi Teori
Manajemen
Nilai-nilai Sosial
Sosiologi
Matematika Terapan
Tujuan-tujuan Sosial
Psikologi
Teknologi Komputer
Sistem Politik
Metematika
Ekonomi Terapan
Sistem Hukum

Teknologi Komunikasi
Lain-lain

Teknologi Pengukuran


Lain-lain


Teori Akuntansi Sebagai Sains
Teori adalah seperangkat konsep, definisi dan proposisi yang saling berkaitan secara sistematis yang diajukan untuk menjelaskan dan memprediksi fenomena atau fakta. Teori berisi pernyataan asumsi dan hipotesis. Proposisi adalah pernyataan tentang hubungan teoretis konsep-konsep yang diteorikan. Konsep adalah makna atau karakteristik yang berkaitan dengan kejadian objek, kondisi atau perilaku.
Dari pengertian teori diatas dapat diketahui tujuan teori adalah menjelaskan dan memprediksi. Teori akuntansi dimaksudkan sebagai sains yang berdiri sendiri yang menjadi sumber pengetahuan dan praktik akuntansi. Teori akuntansi merupakan seperangkat hipotesis-hipotesis yang bersifat deskriptif sebagai hasil penelitian dengn manggunakan metode ilmiah tertentu.
Teori Akuntansi Sebagai Penalaran Logis
Teori dapat diartikan sebagai penalaran logis yang melandasi praktik. Teori berusaha memberikan pembenaran terhadap praktik agar praktik mempunyai kekuatan untuk dapat dipertahankan atau dipertanggungjelaskan kelayakannya. Penalaran logis berisi asumsi, dasar pikiran, konsep dan argument yang saling berkaitan dan yang membentuk rerangka piker yang logis.
Bila diterapkan untuk akuntansi, penalaran logis memberikan penjelasan dan alasan tentang perlakuan akuntansi tertentu dan tentang struktur akuntansi yang berlaku. Teori akuntansi membahas proses pemikiran atau penalaran untuk menjelaskan kelayakan prinsip atau praktik akuntansi tertentu yang sudah berjalan atau untuk member landasan konseptual dalam penentuan standar atau praktik yang baru.
Paton dan Littleton mengemukakan bahwa tujuan teori akuntansi adalah menyediakan gagasan-gagasan mendasar yang menjadi dasar dalam proses perekayasaan pelaporan keuangan. Jika akuntansi dipandang sebagai teknologi, maka terori akuntansi dapat dipandang sebagai penjelasan atau pemikiran untuk menentukan apa dan bagaimana cara untuk memperlakukan objek akuntansi. Hasil pemikiran tersebut dituangkan dalam dokumen yang berisi konsep-konsep atau gagasan-gagasan yang saling berkaitan secara logis.
 Teori akuntansi merupakan penalaran logis, gagasan-gagasan mendasar, atau gagasan-gagasan yang berkaitan dan konsisten yang semuanya dapat disebut dengan penalaran logis. Akuntansi diperlakukan sebagai teknologi sehingga proses penalaran logis disebut perekayasaaan. Hasil perekayasaaan dapat berupa seperangkat prinsip umum, seperangkat doktrin atau suatu struktur yang terpadu. Prinsip umum, doktrin atau rerangka berfungsi untuk:
·         Acuan pengevaluasian praktik akuntansi yang berjalan.
·         Pengarah pengembangan praktik dan prosedur akuntansi baru.
·         Basis penurunan standar akuntansi.
·         Titik tolak pengujian dan perbaikan praktik berjalan.
·         Pedoman pemecahan masalah potensial.
Secara ringkas teori akuntansi merupakan penalaran logis yang untuk akuntansi diwujudkan dalam perekayasaan laporan keuangan. Perekayasaan keuangan menghasilkan rerangka konseptual yang berfungsi untuk mengevaluasi atau membenarkan dan untuk mempengaruhi atau mengembangkan praktik akuntansi.

Perspektif Teori Akuntansi
Bila akuntansi diperlakukan sebagai teknologi, teori akuntansi diartikan sebagai penalaran logis. Perlakuan apapun yang dianut, teori akuntansi berisi pernyataan-pernyataannyang berupa penjelasan maupun pembenaran.


Baca Materi Lainnya :

0 komentar:

Poskan Komentar

Berilah Komentar Apabila anda menyukai materi di atas!komentar bersifat membangun dan gunakan kata-kata sepatutnya..Terimakasih

Convert Currency