Blogger news

Rabu, 16 Juni 2010

Konsep Dasar Sistem

Salam sukses civitas akademika..sudah lama nieh saya nggak nulis postingan di blog ini, tapi traffic pengunjung yang kian meningkat membuat saya semangad kembali untuk menulis di blog ini. Hufh berbagi pengalaman aja nie saya baru saja menyelesaikan tugas laporan akhir study saya, kebetulan saya mengambil judul berkaitan dengan sistem, ya daripada berkasnya disimpen lebih baik saya share aja ke pembaca civitas akademika siapa tau bermanfaat..hehe

Pengertian sistem menurut Wikipedia indonesia adalah sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.


     Sedangkan menurut para ahli sistem didefinisikan sebagai berikut :
1) Menurut Cole dalam Baridwan (1999:3), “Sistem adalah suatu kerangka dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan yang disusun sesuai dengan suatu skema yang menyeluruh untuk melaksanakan suatu kegiatan atau fungsi perusahaan”.
2) Mulyadi (2000 : 1) menyatakan “Sistem pada dasarnya adalah sekelompok unsur yang erat berhubungan satu dengan yang lainnya yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu”.
3) Menurut Widjajanto (2001 : 1) “Sistem adalah sesuatu yang memiliki bagian-bagian yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu melalui tiga tahap yaitu input, proses dan output”.
4) Marom (2002 : 1) menyatakan “Sistem adalah suatu jaringan dari prosedur-prosedur yang disusun dalam rangkaian secara menyeluruh untuk melaksanakan berbagai kegiatan atau fungsi pokok dalam suatu badan usaha”.
Dari defenisi di atas dapat disimpulkan bahwa sistem adalah bagian-bagian atau prosedur-prosuder yang saling berinteraksi antara satu dengan yang lainnya dalam rangkaian secara menyeluruh untuk berfungsi bersama-sama dalam mencapai tujuan tertentu.

Adapun syarat-syarat sistem adalah sebagai berikut :
a. Sistem harus dibentuk untuk menyelesaikan masalah.
b. Elemen sistem harus mempunyai rencana yang ditetapkan.
c. Adanya hubungan diantara elemen sistem.
d. Unsur dasar dari proses (arus informasi, energi dan material) lebih
penting dari pada elemen sistem.
e. Tujuan organisasi lebih penting dari pada tujuan elemen.

Jaringan Prosedur yang Membentuk Sistem


Istilah prosedur dalam Kamus Bahasa Indonesia (1996) mempunyai arti tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas atau metode langkah demi langkah secara pasti dalam memecahkan suatu problem. Prosedur dapat pula diterjemahkan sebagai tata cara yang berlaku dalam organisasi. Karena prosedur bersifat mengatur perbuatan baik intern maupun ekstern, maka prosedur harus diketahui dan dipahami oleh orang yang berkepentingan, baik pegawai maupun pihak-pihak luar organisasi (Zaki Baridwan,1999).

Prosedur merupakan jaringan pembentuk sistem yang dibuat menurut pola terpadu untuk melaksanakan tugas pokok perusahaan. Jadi prosedur adalah elemen dari suatu elemen yang tersusun secara bertahap (Mulyadi,1993). Pada prinsipnya prosedur adalah rangkaian dari suatu tata kerja yang berurutan tahap demi tahap secara jelas menunjukan jalan atau arus yang ditempuh. Penyusunan prosedur harus memperhatikan unsur pengendalian agar dapat melindungi dari kemungkinan usaha penyalahgunaan fungsi dan wewenang serta untuk kelancaran suatu program.

0 komentar:

Poskan Komentar

Berilah Komentar Apabila anda menyukai materi di atas!komentar bersifat membangun dan gunakan kata-kata sepatutnya..Terimakasih

Convert Currency